Wednesday, May 15, 2013

TRAVELLING KOP THE REDS BOJONEGORO KE KOTA LAMONGAN PART 2



Bojonegoro, 11 Mei 2013

Pertandingan futsal persahabatan antara sesama fans club Liverpool FC Bojonegoro dan Lamongan yang berjalan sengit dan seru selama 2 jam akhirnya berakhir. Tidak ada pemenang dalam pertandingan have fun futsal ini. Rasa lelah dan capek pun lenyap ditelan kesenangan. 
Setelah beristirahat dan saling mengobrol, dilanjutkan dengan acara foto bersama-sama untuk dokumentasi dan sekedar kenangan. Anak-anak The Reds Bojonegoro (TRB) pun tidak mau ketinggalan bernarsis ria di depan kamera. Hahahaaa :D
Berikut adalah beberapa foto pasca futsal :







Akhirnya setelah semua kegiatan selesai, TRB pun pamit untuk pulang ke kota asal. Perjalanan pulang pun menjadi terlihat tidak terlalu berat dengan cuaca yang sangat mendukung. Angin sejuk dengan awan sore yang indah. Atmosfer yang tidak terlalu panas tidak pula terlalu dingin, sempurna untuk menikmati perjalanan pulang.
Di dalam perjalanan pulang, kami menemui sebuah hambatan. Ban sepeda motor dari rekan kami, Sami dan Cemeng yang naik satu sepeda motor, bocor di tengah jalan. Untung kejadian itu terjadi tidak begitu jauh dengan tambal ban terdekat. Kami pun memutuskan untuk menunggu menambal ban sepeda motor itu, sambil beristirahat di rel kereta api yang baru saja di bangun. Jiwa narsis kami pun tergugah kembali di atas rel tersebut hahahha. Sambil menunggu pun kami mengabadikan beberapa momen dalam foto-foto.





Hari pun sudah mulai gelap. Sepeda motor milik Samin tersebut mengalami kerusakan pada ban dalam sehingga harus diganti dengan yang baru oleh si penambal ban. Setelah selesai diperbaiki, perjalanan di lanjutkan kembali. Tapi hanya dalam sekitar lima menit saja, kesialan menimpa kembali. Terdengar letusan yang cukup keras seperti suara ledakan bom dengan skala kekuatan kecil hahahaa :D . Suara itu ternyata dari ban sepeda motor saudara Samin lagi, yang baru saja di ganti ban dalamnya. Akhirnya sepeda motornya  harus masuk “pit stop” untuk yang kedua kalinya.
Ban dalam yang barusan diganti pecah lagi dengan kondisi tidak mungkin ditambal. Hal ini membuat timbul rasa kecewa kepada penambal ban pertama yang mengganti ban bukannya dengan barang baru melainkan seperti ban dalam bekas. 




“Ban dalam yang dipakai mengganti tadi, tidak ada kemasannya. Si pak tambal ban mengeluarkan ban dalam itu dari dalam saku.” kata Samin. Wkwkkkk :D

Akhirnya ban itu selesai diganti untuk yang kedua kalinya. Perjalanan pulang pun bisa dilanjutkan kembali walaupun agak kemalaman. Tetapi ini menjadi sebuah pengalaman bagi kami. Dan kami bersyukur tour pertama ini bisa terlaksana, walaupun ada hambatan, masih bisa diatasi. Travelling Kop TRB pun pulang ke rumah masing-masing untuk beristirahat dan menunggu Liverpool berlaga melawan Fulham.
Pesan moral : jangan menerima ban dalam dari penjual jika tidak dalam kemasan.. apalagi yang disimpan di saku celana penjual wkwkkk :D #peace 

 
SALAM, YOU’LL NEVER WALK ALONE
Read more »»  

Monday, May 13, 2013

Travelling Kop The Reds Bojonegoro ke Kota Lamongan Part 1



Bojonegoro, 11 Mei 2013

Pada hari Minggu 11 Mei 2013 yang lalu The Reds Bojonegoro (TRB) mengadakan tour ke kota Lamongan. Tour tersebut merupakan tour pertama kali yang dilakukan TRB semenjak berdiri. Tour ini sekaligus sebagai silaturahmi dengan fans club Liverpool di kota Lamongan yang sudah mengundang TRB sebagai tamu dalam acara Fun Futsal di Lamongan.
Sebelum berangkat para Travelling Kop TRB berkumpul di basecamp pada pukul 10.30 WIB untuk sekedar mengobrol dan bercanda sambil menunggu anggota yang lain datang. Setelah semua berkumpul, Pak Ketua TRB sebagai pemimpin tour memberi sedikit pengarahan dan sekaligus memimpin do’a sebelum berangkat. Dengan transportasi  beberapa sepeda motor, rombongan mulai berangkat pukul 11.30 WIB dengan semangat merah membara.


Cuaca kota Bojonegoro yang sangat panas tidak menurunkan semangat kami. Kondisi jalanan yang ramai dengan kendaraan menjadi hiburan tersendiri bagi kami yang mengendarai sepeda motor dengan lincahnya bak pembalap profesional. Jalanan yang kami lewati bisa dibilang bagus sehingga bisa cepat sampai ke kota tujuan.

Setelah menempuh perjalanan yang lumayan panjang akhirnya kami sampai di kota Lamongan. Panas terik matahari pun berubah menjadi mendung dan hujan pun tidak terelakkan. Kami berteduh di dekat Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan sambil menunggu informasi lebih lanjut dari pihak tuan rumah. Sembari menunggu kami pergi di warung terdekat untuk sekedar “ngopi” dan istirahat. 



Tidak lama kemudian hujan pun reda dan kami melanjutkan perjalanan ke Lapangan Futsal yang dijanjikan. Setelah sampai di lokasi kami bertemu dengan para fans club Liverpool di Lamongan dan saling berjabat tangan. Setelah asik mengobrol beberapa menit akhirnya pertandingan futsal pun segera dimulai.






Pertandingan persahabatan dilakukan dengan aturan have fun futsal, jadi tidak ada sistem skor dalam pertandingan. Pertandingan yang berdurasi dua jam itu berjalan sangat sengit. Banyak gol yang tercipta dan saling balas membalas serangan pun terbilang seimbang. Walaupun pertandingan persahabatan, tetapi kemampuan terbaik dan semangat bertanding tinggi menyelimuti atmosfer pertandingan. Dengan kostum sama merahnya, pertandingan menjadi lebih sulit dan seru.



To be continued..

YOU'LL NEVER WALK ALONE..



Read more »»  

Monday, May 6, 2013


Bojonegoro, 5 Mei  2013
Lapangan BRIMOB Jalan HOS Cokro Aminoto Bojonegoro
               

Minggu sore yang sangat terik ini tidak membuat kawan kopites goyah untuk tetap semangat menghadiri latih tanding bersama true blues (chelsea) di Lapangan BRIMOB Jalan HOS Cokro Aminoto Bojonegoro. Untuk yang pertama kalinya bermain dengan sebelah pemain, kawan kopites bojonegoro memang memiliki bakat untuk bermain di lapangan sepak bola (non futsal).

                Pertandingan yang berjalan kurang lebih 90 menit ini di laksanakan dengan permainan disiplin dari kedua kubu. Permainan menyerang dari The Reds Bojonegoro di hadang dengan kedisiplinan pertahanan dari kubu the blues. Dan seluruh serangan-serangan the blues juga dapat di antisipasi oleh pemain kopites bojonegoro.

                Selama 90 menit permainan berjalan, banyak sekali yang menonton pertandingan persahabatan ini. Bukan hanya dari suporter kubu kedua tim saja yang menonton, pejalan kaki maupun pemotor yang lewat juga menyempatkan untuk melihat pertandingan tersebut. Sehingga memberikan keuntungan bagi pedagang jajanan keliling yang di lariskan oleh penonton pertandingan antar fans klub ini.

                “Saya rasa pertandingan kemarin kurang memuaskan. meskipun tim kita menang tapi kita ragu kan menang dengan skor berapa??  Kita menganggap 2-0 tapi mereka 1-0 karena gol ke dua di anggap off-side. Itulah pertandingan yang saya anggap masih kurang memuaskan, karena wasit tidak ada, dan kami berusaha se-fair-play mungkin, dan itu lah kebimbangan yang kita dapat secara bersama-sama. Padahal kawan true blues sudah mengkonfirmasi terkait siapa yang menjadi wasit. Namun, wasit tidak kunjung datang untuk memimpin lapangan. Yah, apa boleh buat.” Ujar ketua The Reds Bojonegoro.

                Pertandingan di anggap berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan liverpool bojonegoro karena gol kedua dianggap off-side oleh seluruh peserta lapangan. Tapi semua tidaklah jadi persoalan, karena tujuan dari latih tanding ini adalah untuk mempererat tali silaturahmi antara fans liverpool dan fans chelsea di wilayah bojonegoro tercinta.

“Saya salut dengan true blues kemarin. Serangan meraka sangat bagus, dan berulang kali kami di gempur sehingga bek kami merasa kualahan. Patut kita acungi jempol untuk kiper kita yang tampil sangat gemilang. Dan tentunya saya bangga dengan perjuangan tim kita dalam bertanding melawan tim fans chelsea, semangat untuk memenangkan laga walaupun hanya sekedar laga persahabatan. Namun itu semua saya anggap sebagai loyalitas kita terhadap komunitas kita.” Tambah ketua the reds bojonegoro.

                Dan harapan bagi tim juga disampaikan olehnya. “untuk selanjutnya kita perbaiki permainan dan stamina kita untuk bertanding dengan tim lain.”


Salam lima jari dan You’ll Never Walk Alone
 



Read more »»  

Monday, April 22, 2013


BIG MATCH antara Liverpool VS Chelsea



Bojonegoro, 21 April 2013
Dragon Cafe


               Minggu malam menjelang UNAS untuk kelas 3 sekolah menengah pertama itu diramaikan oleh fans liverpool untuk nonton bareng laga big match chelsea vs liverpool yang di gelar di stadion kebanggaan kawan kopites di seluruh dunia, anfield. Kawan kopites mengundang fans chelsea yaitu true blues untuk hadir di base camp kopites bojonegoro yang bertempat  di dragon cafe jalan pemuda.

                Sebelumnya usaha-usaha sudah di lakukan untuk meramaikan laga besar tersebut oleh kedua fans club di bojonegoro itu. Sehingga sudah tak di pertanyakan lagi tentang persiapan untuk meuju laga big match ini. Sekitar kurang lebih tiga ratus pendukung liverpool dan juga tiga ratus pendukung chelsea terlihat memenuhi kuota tempat yang sudah di sediakan dragon cafe.

                Sedikit penjelasan tentang pertandingan. Di kala pertandingan baru dimulai. Kawan kopites dan true blues tak menyaksikan kick off karena siaranya telat. Dan kemudian di tampilkannya pada menit pertama. Saat goal pertama dicetak oleh oscar pada menit ke 26, true blues bojonegoro pun tersorak gembira. Tentu itu menjadi pukulan bagi kawan kopites bojonegoro. Dan seperti menurut pengamatan saya, liverpool telat panas. Pada menit2 akhir babak pertama baru terlihatlah permainan spesial liverpool.

                Pada babak kedua Liverpool bangkit selepas jeda. Brendan Rodgers melakukan pergantian pemain dengan menarik keluar Coutinho dan memasukkan bekas pemain Chelsea, Daniel Sturridge. Taktik ini berhasil mempertajam serangan tuan rumah. Baru beberapa menit bermain, tendangan Sturridge menerpa tiang gawang Cech. Pada menit ke-52 Sturridge melesakkan gol balasan Liverpool. Diawali umpan panjang Jose Enrique dari garis tengah, Downing langsung melepaskan umpan ke arah Suarez di belakangnya. Dengan cermat Suarez mengayunkan umpan silang untuk diselesaikan Sturridge di tiang jauh. Sorak kopites bojonegoro menggelegar di dragon cafe. Sampai-sampai menyita perhatian warga sekitar.

                Kedudukan seimbang hanya bertahan lima menit akibat handball yang dilakukan Suarez di wilayah pertahanan sendiri. Percuma Jamie Carragher melancarkan protes karena wasit Kevin Friend tetap pada pendirian menunjuk titik putih dan mengartukuning Suarez. Eksekusi mendatar Hazard sukses mengecoh Reina. Dan true blues bojonegoro pun bersorak yang di ikuti perasaan terpukul kawan kopites. Tensi pertandingan mulai meningkat. Carragher kembali melakukan protes ketika pelanggaran terhadapnya berbuah tendangan bebas. Menurut bek Liverpool itu pelanggaran terjadi di dalam area penalti sehingga seharusnya berbuah tendangan penalti. Dari tayangan ulang televisi terlihat keputusan Friend sudah tepat.

                Tayangan ulang juga kemudian menunjukkan ulah tak terpuji Suarez. Dalam sebuah perebutan bola terlihat Suarez menggigit lengan Branislav Ivanovic. Kejadian ini mengingatkan ketika Suarez "memakan" Otman Bakkal ketika masih memperkuat Ajax Amsterdam, 2010 silam. Nah, yang saya suka dari suarez adalah provokasinya yang spesial, pasti akan mengacau permainan lawan karena terganggu mentalnya.

                Pergantian berikutnya dilakukan Rodgers dengan memasukkan Jonjo Shelvey dan mengeluarkan Downing. Shelvey langsung beraksi. Kartu kuning diperolehnya karena melanggar Oscar. Pemain yang dilanggar tak bisa melanjutkan pertandingan sehingga harus digantikan dengan Victor Moses. Beberapa saat kemudian Shelvey memperoleh peluang bagus, tapi tendangannya masih menyamping.

Protes pemain kembali terjadi pada menit ke-87 ketika Sturridge menendang kaki Ryan Bertrand. Protes keras dilancarkan Luiz sehingga memantik aksi dorong-dorongan dengan Carragher. Beruntung keadaan tidak memburuk.

Dan terbukti atas provokasinya Suarez, si pemain kontroversial, menjadi pahlawan timnya dengan menyarangkan gol penyama kedudukan saat pertandingan memasuki menit keenam tambahan waktu. Umpan silang Sturridge dari sayap kanan disambut Suarez di tiang dekat. Bola mengarah ke tangan Cech, tetapi terlalu kencang untuk bisa dibendung. Skor 2-2 bertahan hingga pertandingan selesai. Gagal sudah kemenangan pertama Chelsea atas Liverpool di ajang Liga Primer sejak 2 Mei 2010. Dan terbukti sudah terkait kekuatan lagu you’ll never walk alone yang kita nyanyikan meskipun jarak kita di indonesia. Namun keajaiban di anfield pun muncul.

Dan seperti itulah kira kira pertandingan pada malam itu. Dengan menggelar agenda seperti demikian, semoga fans club di bojonegoro tetap saling menjaga persahabatan seperti ini. Maka setelah pertandingan usai maka kami pun mengabadikan momentum ketika sebelum pulang (terlampir). Dan kami pulang dengan perasaan bangga akan tim favorit kami. Dan el pistoleron suarez. 

Salam you’ll never walk alone










.
Read more »»  

Tuesday, April 16, 2013


Liga Internal The Reds Bojonegoro


17 April 2013, BOJONEGORO – Liga internal The Reds Bojonegoro telah usai. Liga yang di ikuti 5 grup ini memang hasil dari swadaya komunitas yang sejak tahun 2011 sudah menghiasi panggung fans sepak bola bojonegoro. Liga yang di adakan selama kurang lebih 5 minggu ini sebelumnya dibuka dengan acara fun futsal latih tanding dengan tim dari fans sepak bola barcelona atau biasa disebut indobarca.
Pada minggu pertama kawan kopites sangat antusias untuk menyambut datangnya hari pertama liga internal. Sehingga waktu 70 menit pun habis untuk memulai liga pada putaran pertama. Dan pada minggu kedua pun juga tak kalah meriah dengan minggu pertama. Bahkan setiap klub sempat diganjar kartu kuning oleh wasit karena melakukan pelanggaran yang disebabkan faktor terlalu bersemangatnya kawan kopites pada minggu ini.

Meski pada minggu ketiga ini cuaca di kota kita tercinta (Bojonegoro) sedang mengalami musim hujan dan kebetulan pada hari itu juga hujan, tetapi semangat kawan kopites juga tidak luntur sedikit pun. “luar biasa, kawan kopites juga hadir meski cuaca sedikit menghalangi” ujar yoga selaku wasit dan panitia pada liga internal The Reds Bojonegoro.
Pada minggu keempat adalah putaran-putaran krusial bagi tim yang memiliki poin tipis. Seperti grup 4 (hehehe, guyon pak bos). Mereka pun menunjukan performa terbaik. Tapi apa daya, tuhan berkehendak lain. Sehingga pemenangnya adalah dari grup yang di gawangi rengga, chavid cs..
Dan seperti seharusnya, juara akan mendapatkan hadiah. Dan berikut foto-fotonya. sekian












Read more »»  

Thursday, March 28, 2013


LIVERPOOL BOJONEGORO bukan PKS

Bojonegoro, 29 Maret 2013


Lebih dari satu bulan sudah kami The Reds Bojonegoro (liverpool fans bojonegoro) menahan rasa “penghianatan” dari DPD Partai Keadilan Sejahtera yang telah menjadikan kami sebagai korban politik. Disini kami sebagai komunitas merasa sangat diciderai tentang pemberitaan yang dipublikasikan oleh humas DPD PKS Bojonegoro pada blog mereka di www.pkspiyungan.org pada tanggal 04 februari 2013. Dalam pemberitaan tersebut terdapat  beberapa unsur pembohongan publik.

Ada beberapa hal yang harus diluruskan disini, dalam blog tersebut dituliskan banyak sekali fakta-fakta yang melenceng bahkan sangat subjektif, ini merupakan sebuah bencana dalam pemberitaan publik;

1.       Judul berita yang tidak sesuai dengan realita yang terjadi, “WOW Komunitas fans liverpool bojonegoro gruduk kantor dpd pks minta ikut pembinaan”. Judul tersebut sangatlah tidak singkron dengan keadaan  kejadian dimalam tersebut, kami mendapat ajakan bahkan tawaran dari salah satu penjaga kantor DPD pks bojonegoro yang mengaku dirinya sebagai KOPITES Bojonegoro (panggilan untuk fans klub liverpool bojonegoro) kepada koordinator nobar kami untuk menonton pertandingan antara mancester city vs liverpool 03/02/2013. Dengan sikap terbuka dan husnudzon kami menerima tawaran tempat nonton bareng tersebut. Dan yang perlu kami tegaskan bahwa TIDAK ADA yang namanya permintaan dari kami untuk mengikuti pembinaan dari partai yang sedang dibelit masalah pelik tersebut, kami hanya ingin mendukung tim kami dengan segenap hati. Kami menggeruduk bukan untuk bimbingan atau pembinaan yang mereka beritakan. Jika ada pihak yang menyalah gunakan kesempatan itu untuk mendompleng popularitas serta membentuk opini publik yang salah, maka dimanakah letak kredibelitas dan etika dari partai tersebut???

2.       Malam naas, itu malam dimana kami terjebak dalam teori konspirasi yang kejam, kami semua diajak ber foto yang dimana kami tidak menyadari tentang adanya maksud tersebut dari pihak DPD PKS Bojonegoro. Salah satu dari kawan kopites yang sempat memiliki kecurigaan, mengajak berfoto di daerah yang tidak ada lambang partai tersebut. Dan ternyata dari pihak partai memaksa untuk berfoto di tempat yang ada latar belakang foto yang berbentuk lambang partai tersebut. Dan kawan kopites lain pun juga tidak terlalu menyadari hal tersebut, maka di setujuilah lokasi foto yang dimana latar belakangnya ada gambar atau lambang dari partai tersebut.

3.       Pemberitaan tersebut justru membuat citra partai mereka akan buruk di seputaran komunitas fans sepak bola yang lain di regional bojonegoro. Di kala redupnya elektabilitas mereka atas presiden mereka (Presiden PKS) yang ber inisial LHI yang terjerat kasus hukum suap impor daging sapi, akan diperburuk karena kelakuan mereka sendiri atas menyakiti hati kami. Dan kami menyebarkan luapan sakit hati kami pada kawan suporter  tim lain. Padahal partai mereka memiliki citra yang kental dengan agama, yang kami kira sangat memiliki pengetahuan agama yang bagus. Tapi memperlakukan kami seperti orang yang tidak memegang teguh atas keyakinannya. Padahal hakikat setiap agama adalah saling menghargai sesama manusia, dan berbuat baik kepada siapapun dan apapun. Namun tidak kami rasakan pada insiden saat ini. Tidak ada agama yang mengajarkan manusia untuk berbuat buruk bahkan kepada sesama manusia. Maka dari itu kami membuka lebar pintu maaf untuk disampaikan pada publik terkait.

Dan sedikit luapan hati kami, ketika kami mengetik sebuah kata kunci di kolom pencarian www.google.com yang kami kira sangat minim sekali, yaitu “Liverpool Bojonegoro”, maka pemberitaan tersebut akan muncul pada baris pertama di kolom pencarian tersebut. Dan pada suatu ketika pernah kami sengaja melaporkan ini semua di seseorang yang kami kira merupakan seorang konsultan yang baik, hanya dengan memberi kata kunci “Liverpool Bojonegoro PKS” maka keluarlah artikel pemberitaan yang tidak benar tersebut berada di posisi teratas. Sungguh mencoreng nama baik THE REDS BOJONEGORO. Maka dari itu, kami memohon ijin untuk memberikan judul LIVERPOOL BOJONEGORO bukan PKS. Saat ini kami sebagai kopites merasa tercoreng karena pandangan umum tentang tidak ideal-nya kita dalam ber-komunitas.

Bahkan Big Reds pusat pun sempat menegur kami atas tergadainya idealisme kami. Maka dari itu disini kami hanya meluapkan unek-unek sakit hati kami kepada publik, dan kami mohon maaf atas perlakuan kami yang sangat tidak kami sengaja dan sangat tidak kami sadari akan mencoreng nama baik fans Liverpool Bojonegoro maupun secara skala besar kepada Big Reds pusat dan kawan kawan kopites yang lain.

Maka dari itu insiden seperti ini akan menjadikan sebuah pelajaran dan pengalaman yang berarti bagi kami. Terimakasih kepada seluruh pihak yang mau memberikan kami toleransi. Memberikan kami kesempatan untuk meminta maaf di forum publik seperti ini.

Di dalam pancasila ada sila yang berbunyi kemanusiaan yang adil dan beradab; dimana kurang lebih kata-kata tersebut memiliki makna bahwa kita sebagai bangsa indonesia harus memiliki rasa kemanusiaan, yang menghargai sesama manusia, yang memanusiakan manusia, adil dan beradab. Kami semua akan tetap menghargai apa yang telah mereka lakukan. Dan akan tetap menghormati mereka yang berperan menjadi penyambung lidah rakyat. (seharusnya)

Di dalam pancasila ada sila yang berbunyi persatuan indonesia; dimana yang artinya kami rasa sudah jelas. Kami semua akan menjaga keutuhan kami sebagai bangsa indonesia secara lingkup besar, dan kami akan mempertahankan hubungan baik kami dengan kopites dari regional lain secara lingkup yang lebih kecil.

Terima kasih atas perhatiannya, semoga bermanfaat tulisan yang kami rumuskan bersama-sama ini, atas nama seluruh anggota The Reds Bojonegoro kami meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak. Sungguh kehormatan tertinggi jika kami mampu mengembalikan kepercayaan ini kepada seluruh pihak. Kami akhiri sekian untuk silaturahmi kali ini dan semoga ada wadah silaturahmi yang lebih baik di kesempatan lain. Akhir kata .....



Salam indonesia merdeka dan You’ll Never Walk Alone !!!!!!


.
Read more »»  

Saturday, March 2, 2013


Satu dalam nada kebersamaan


LIVERPUDLIAN BOJONEGORO ONLINE – Sabtu, 3/3/2013 agenda bersama pasukan pendukung the reds (sebutan liverpool) memerahkan terminal baru bojonegoro, dengan sabar sekitar 30 anggota The Reds Bojonegoro (TRB) menunggu pertandingan antara Wigan atlethic vs Liverpool fc yang akan disiarkan di salah satu televisi swasta jam 24.00 WIB. Sebelum melakukan nobar TRB selalu melakukan ritual ngopi untuk merekatkan ikatan persaudaran diantara anggotanya. Semarak dan meriah itulah gambaran yang pas untuk acara malam minggu ini, perbincangan dimulai dari membicarakan perkara bola sampai perkara  yang jarang diperbincangkan. Tak hanya itu bermain kartu pun menjadi permainan yang mengasyikan selagi menunggu tim kembanggan berlaga dilapangan hijau. Menurut Wiwid salah satu fans liverpool mengatakan “Dimana-mana menunggu adalah pekerjaan yang membosankan, tetapi dengan kebersamaan hal tersebut bisa teratasi dan terlewati dengan cepat. Harapan kita tentunya bisa menyaksikan the reds pulang dengan 3 poin di kandang wigan”.

Sebuah tim yang besar memang bisa diukur dengan jumlah fans yang besar pula tapi sebuah tim yang hebat diukur dari kesetiaan fans mendukung tim tersebut untuk tetap bangkit dan selalu menyanyikan seruan dukungan. Seperti itulah Liverpudlian (julukan fans liverpool) mereka satu dan mereka padu... You’ll Never Walk Alone (arc/arl)




















Read more »»